Just another WordPress.com site

Archive for Januari, 2011

Perkembangan Teknologi Wireless WiMAX

Sekilas Tentang WiMAX

WiMAX (Worldwide Interoperability for Microwave Access) adalah sebuah tanda sertifikasi untuk produk-produk yang lulus tes cocok dan sesuai dengan standar IEEE 802.16. WiMAX merupakan teknologi nirkabel yang menyediakan hubungan jalur lebar dalam jarak jauh. WiMAX merupakan teknologi broadband yang memiliki kecepatan akses yang tinggi dan jangkauan yang luas. WiMAX merupakan evolusi dari teknologi BWA sebelumnya dengan fitur-fitur yang lebih menarik. Disamping kecepatan data yang tinggi mampu diberikan, WiMAX juga membawa isu open standar. Dalam arti komunikasi perangkat WiMAX diantara beberapa vendor yang berbeda tetap dapat dilakukan (tidak proprietary). Dengan kecepatan data yang besar (sampai 70 MBps), WiMAX layak diaplikasikan untuk ‘last mile’ broadband connections, backhaul, dan high speed enterprise.

Yang membedakan WiMAX dengan Wi-Fi adalah standar teknis yang bergabung di dalamnya. Jika WiFi menggabungkan standar IEEE 802.11 dengan ETSI (European Telecommunications Standards Intitute) HiperLAN sebagai standar teknis yang cocok untuk keperluan WLAN, sedangkan WiMAX merupakan penggabungan antara standar IEEE 802.16 dengan standar ETSI HiperMAN.

Standar keluaran IEEE banyak digunakan secara luas di daerah asalnya, Amerika, sedangkan standar keluaran ETSI meluas penggunaannya di daerah Eropa dan sekitarnya. Untuk membuat teknologi ini dapat digunakan secara global, maka diciptakanlah WiMAX. Kedua standar yang disatukan ini merupakan standar teknis yang memiliki spesifikasi yang sangat cocok untuk menyediakan koneksi berjenis broadband lewat media wireless atau dikenal dengan BWA.

Spektrum Frekuensi WiMAX

Sebagai teknologi yang berbasis pada frekuensi, kesuksesan WiMAX sangat bergantung pada ketersediaan dan kesesuaian spektrum frekuensi. Sistem wireless mengenal dua jenis band frekuensi yaitu Licensed Band dan Unlicensed Band. Licensed band membutuhkan lisensi atau otoritas dari regulator, yang mana operator yang memperoleh licensed band diberikan hak eksklusif untuk menyelenggarakan layanan dalam suatu area tertentu. Sementara Unlicensed Band yang tidak membutuhkan lisensi dalam penggunaannya memungkinkan setiap orang menggunakan frekuensi secara bebas di semua area.

WiMAX Forum menetapkan 2 band frekuensi utama pada certication profile untuk Fixed WiMAX (band 3.5 GHz dan 5.8 GHz), sementara untuk Mobile WiMAX ditetapkan 4 band frekuensi pada system profile release-1, yaitu band 2.3 GHz, 2.5 GHz, 3.3 GHz dan 3.5 GHz.

Secara umum terdapat beberapa alternatif frekuensi untuk teknologi WiMAX sesuai dengan peta frekuensi dunia. Dari alternatif tersebut band frekuensi 3,5 GHz menjadi frekuensi mayoritas Fixed WiMAX di beberapa negara, terutama untuk negara-negara di Eropa, Canada, Timur-Tengah, Australia dan sebagian Asia. Sementara frekuensi yang mayoritas digunakan untuk Mobile WiMAX adalah 2,5 GHz.

Isu frekuensi Fixed WiMAX di band 3,3 GHz ternyata hanya muncul di negara-negara Asia. Hal ini terkait dengan penggunaan band 3,5 GHz untuk komunikasi satelit, demikian juga dengan di Indonesia. Band 3,5 GHz di Indonesia digunakan oleh satelit Telkom dan PSN untuk memberikan layanan IDR dan broadcast TV. Dengan demikian penggunaan secara bersama antara satelit dan wireless terrestrial (BWA) di frekuensi 3,5 GHz akan menimbulkan potensi interferensi terutama di sisi satelit.

Tinjauan Teknologi

WiMax adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan standar dan implementasi yang mampu beroperasi berdasarkan jaringan nirkabel IEEE 802.16, seperti WiFi yang beroperasi berdasarkan standar Wireless LAN IEEE802.11. Namun, dalam implementasinya WiMax sangat berbeda dengan WiFi.

Pada WiFi, sebagaimana OSI Layer, adalah standar pada lapis kedua, dimana Media Access Control (MAC) menggunakan metode akses kompetisi, yaitu dimana beberapa terminal secara bersamaan memperebutkan akses. Sedangkan MAC pada WiMax menggunakan metode akses yang berbasis algoritma penjadualan (scheduling algorithm). Dengan metode akses kompetisi, maka layanan seperti Voice over IP atau IPTV yang tergantung kepada Kualitas Layanan (Quality of Service) yang stabil menjadi kurang baik. Sedangkan pada WiMax, dimana digunakan algoritma penjadualan, maka bila setelah sebuah terminal mendapat garansi untuk memperoleh sejumlah sumber daya (seperti timeslot), maka jaringan nirkabel akan terus memberikan sumber daya ini selama terminal membutuhkannya.

Standar WiMax pada awalnya dirancang untuk rentang frekuensi 10 s.d. 66 GHz. 802.16a, diperbaharui pada 2004 menjadi 802.16-2004 (dikenal juga dengan 802.16d) menambahkan rentang frekuensi 2 s.d. 11 GHz dalam spesifikasi. 802.16d dikenal juga dengan fixed WiMax, diperbaharui lagi menjadi 802.16e pada tahun 2005 (yang dikenal dengan mobile WiMax) dan menggunakan orthogonal frequency-division multiplexing (OFDM) yang lebih memiliki skalabilitas dibandingkan dengan standar 802.16d yang menggunakan OFDM 256 sub-carriers. Penggunaan OFDM yang baru ini memberikan keuntungan dalam hal cakupang, instalasi, konsumsi daya, penggunaan frekuensi dan efisiensi pita frekuensi. WiMax yang menggunakan standar 802.16e memiliki kemampuan hand over atau hand off, sebagaimana layaknya pada komunikasi selular.

Banyaknya institusi yang tertarik atas standar 802.16d dan .16e karena standar ini menggunakan frekuensi yang lebih rendah sehingga lebih baik terhadap redaman dan dengan demikian memiliki daya penetrasi yang lebih baik di dalam gedung. Pada saat ini, sudah ada jaringan yang secara komersial menggunakan perangkat WiMax bersertifikasi sesuai dengan standar 802.162.

Spesifikasi WiMax membawa perbaikan atas keterbatasan-keterbatasan standar WiFi dengan memberikan lebar pita yang lebih besar dan enkripsi yang lebih bagus. Standar WiMax memberikan koneksi tanpa memerlukan Line of Sight (LOS) dalam situasi tertentu. Propagasi Non LOS memerlukan standar .16d atau revisi 16.e, karena diperlukan frekuensi yang lebih rendah. Juga, perlu digunakan sinyal muli-jalur (multi-path signals), sebagaimana standar 802.16n.

Manfaat Membangun Jaringan LAN (Local Area Network)

Banyak keuntungan yang didapatkan dari terciptanya standardisasi industri ini. Para operator telekomunikasi dapat menghemat investasi perangkat, karena kemampuan WiMAX dapat melayani pelanggannya dengan area yang lebih luas dan tingkat kompatibilitas lebih tinggi. Selain itu, pasarnya juga lebih meluas karena WiMAX dapat mengisi celah broadband yang selama ini tidak terjangkau oleh teknologi Cable dan DSL (Digital Subscriber Line).

WiMAX salah satu teknologi memudahkan mereka mendapatkan koneksi Internet yang berkualitas dan melakukan aktivitas. Sementara media wireless selama ini sudah terkenal sebagai media yang paling ekonomis dalam mendapatkan koneksi Internet. Area coverage-nya sejauh 50 km maksimal dan kemampuannya menghantarkan data dengan transfer rate yang tinggi dalam jarak jauh, sehingga memberikan kontribusi sangat besar bagi keberadaan wireless MAN dan dapat menutup semua celah broadband yang ada saat ini. Dari segi kondisi saat proses komunikasinya, teknologi WiMAX dapat melayani para subscriber, baik yang berada dalam posisi Line Of Sight (posisi perangkat-perangkat yang ingin berkomunikasi masih berada dalam jarak pandang yang lurus dan bebas dari penghalang apa pun di depannya) dengan BTS maupun yang tidak memungkinkan untuk itu (Non-Line Of Sight). Jadi di mana pun para penggunanya berada, selama masih masuk dalam area coverage sebuah BTS (Base Transceiver Stations), mereka mungkin masih dapat menikmati koneksi yang dihantarkan oleh BTS tersebut.

Selain itu, dapat melayani baik para pengguna dengan antena tetap (fixed wireless) misalnya di gedung-gedung perkantoran, rumah tinggal, toko-toko, dan sebagainya, maupun yang sering berpindah-pindah tempat atau perangkat mobile lainnya. Mereka bisa merasakan nikmatnya ber-Internet broadband lewat media ini. Sementara range spektrum frekuensi yang tergolong lebar, maka para pengguna tetap dapat terkoneksi dengan BTS selama mereka berada dalam range frekuensi operasi dari BTS.

Sistem kerja MAC-nya (Media Access Control) yang ada pada Data Link Layer adalah connection oriented, sehingga memungkinkan penggunanya melakukan komunikasi berbentuk video dan suara. Siapa yang tidak mau, ber-Internet murah, mudah, dan nyaman dengan kualitas broadband tanpa harus repot-repot. Anda tinggal memasang PCI card yang kompatibel dengan standar WiMAX, atau tinggal membeli PCMCIA (Personal Computer Memory Card International Association) yang telah mendukung komunikasi dengan WiMAX. Atau mungkin Anda tinggal membeli antena portabel dengan interface ethernet yang bisa dibawa ke mana-mana untuk mendapatkan koneksi Internet dari BTS untuk fixed wireless.

Operator 4G WiMAX Pertama di Indonesia

Sitra WiMAX adalah operator 4G WiMAX pertama di Indonesia yang meluncurkan layanan 4G Wireless Broadband di bulan Juni 2010. Sitra WiMAX adalah bagian dari Lippo Group dan merek dagang terbaru dari PT. Firstmedia Tbk. Sitra WiMAX akan melayani 4G Wireless Broadband pertama di Indonesia di daerah terpadat dan sekaligus memiliki hak izin BWA termahal yaitu di coverage Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Propinsi Banten, Sumatera Utara, dan Propinsi NAD.

 

Sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/WiMAX

Iklan

Gelombang Lalulintas Data Akan Cendrung Kejaringan 3G di tahun 2011

1. gelombang lalu lintas data mobile 3G Networks ditahun 2011 akan terus menguji kapasitas jaringan 3G
Seperti yang kita diperkirakan pada akhir tahun lalu, 2010 adalah tahun di mana lonjakan lalu lintas data mobile, didorong oleh boom smartphone konsumen, mulai menempatkan jaringan 3G di bawah tekanan berat. Sejumlah operator jaringan telah merespon dengan memperkenalkan data harga berjenjang – sebuah tren yang tidak diragukan lagi akan meningkat – tetapi sebagai smartphone adopsi cepat terus berlanjut, kapasitas jaringan akan sangat diuji pada tahun 2011. Harga berjenjang (dan penggunaan WiFi sebagai bantuan kapasitas) dapat berfungsi untuk mengatasi masalah sampai batas tertentu, tetapi sampai kita melihat penyebaran massa jaringan LTE (dan, sama pentingnya, perangkat yang berkemampuan LTE), maka operator wajah periode gugup ketika mencoba untuk mengelola transisi.
2. realitas Augmented untuk meningkatkan mobile game dan eceran
Augmented Reality, atau AR, sebagian besar telah digunakan dalam aplikasi pencarian lokal dan referensi sejauh ini, tetapi sekarang menarik perhatian industri ritel. Mengingat potensinya untuk geotag produk atau lokasi dengan merek / informasi kampanye spesifik, mendekati akhir 2010 rakit pengecer besar dan merek yang merilis aplikasi dengan elemen AR. Merek pada kereta musik termasuk eBay, H & M dan Carlsberg. Dengan Apple membuka accelerometer dan API giroskop untuk pengembang Safari mobile, ada juga kesempatan untuk AR-aplikasi berbasis web diaktifkan. Juga mengharapkan untuk melihat peningkatan jumlah game berbasis AR– yang akan datang THQ Wireless Star Wars Arcade: Falcon Gunner cenderung menjadi yang pertama dari judul seperti itu.
3. sistem operasi berbasis Cloud akan meluncurkan
Sejauh ini sistem operasi mobile telah mengikuti sepupu mereka berbasis PC, struktur yang dirumuskan saat web itu dalam masa pertumbuhan. Akibatnya, dengan web telah diambil-off, untuk beberapa waktu sekarang tokoh industri telah berbicara tentang potensi untuk aplikasi untuk menjalankan dari “awan”. Google mengumumkan awal proyek baru, awan Chrome OS pada tahun 2009, dan terakhir adalah bahwa hal itu akan diluncurkan pada awal tahun 2011. Dengan jaringan mencapai dan kehandalan mencapai titik di mana solusi berbasis cloud dapat dianggap layak, dan server remote sudah digunakan untuk memungkinkan mobile internet dan email, kami yakin 2011 akan melihat peluncuran awan OS pertama untuk mobile.
4. Mobile perbankan akan menjadi “harus-memiliki” saat membuka akun baru
Bank di negara maju akan memanfaatkan kekuatan app dan smartphone untuk menyediakan pelanggan mereka dengan pengalaman layanan yang lebih baik dan personal. Proses sign-up akan menjadi kotak sederhana untuk centang dalam proses pembukaan rekening dari bank yang tertarik untuk membuat hidup lebih mudah bagi pelanggan dengan membuktikan kemampuan untuk mengelola uang mereka bergerak dalam apa yang dinyatakan mungkin waktu mati.
5. Perangkat mobile mulai mengganti kartu kredit
Di beberapa negara paling tidak, menggunakan ponsel anda sebagai kartu kredit untuk pembelian nilai yang lebih rendah akan pada tahun 2011 menjadi kenyataan. Google baru-baru mengumumkan bahwa NFC (Near Field Communication) teknologi akan didukung pada rilis selanjutnya Android – 2.3 atau “Gingerbread”; langkah alami, mengingat sudah menawarkan beberapa aplikasi mobile commerce dan jasa, termasuk belanja, kupon dan pencarian produk. Juga, C7 handset Nokia memiliki chip NFC disertakan, yang akan diaktifkan pada tahun 2011, dan rumor dari Apple iPhone berikutnya termasuk NFC menolak untuk mati bawah. Sebuah kata dari hati-hati: tidak akan semua terjadi sekaligus. Toko perlu menggunakan pembaca contactless, dan lebih belum tentu saja, hal ini tergantung pada preferensi pengguna. Namun, seperti dengan Bluetooth dan kamera, kita akan melihat NFC dalam perangkat baru apakah kita menginginkannya atau tidak.
6. Mobile handset menjadi lebih sensitif
Lokasi dan fitur sensor di smartphone – seperti kecepatan, giroskop dan GPS – telah pendorong utama dalam pengembangan aplikasi. Handset produsen akan bersaing untuk menambahkan lebih “pembunuh” fitur untuk perangkat mereka untuk memberi mereka bahwa tepi. Dengan fitur tersebut menjadi standar, vendor sudah mencari untuk menggabungkan orang lain, seperti, kedekatan, suhu, biometrik, 3D display, dan proyektor, ke dalam ponsel mereka.
7. tiket lotere Mobile penjualan melambung
Dengan undian penjualan dari saluran distribusi tradisional dalam penurunan pasar maju – terutama AS – nasional / penyelenggara negara undian cemas untuk mengeksplorasi sarana baru distribusi. Juniper Research percaya bahwa 2011 adalah tahun ketika undian ponsel akan memukul mainstream. Sebagai konsumen di semua rentang usia menjadi lebih nyaman dengan browsing untuk konten dan membuat pembelian melalui mobile handset, ini rintangan utama untuk undian mobile akan mulai menghilang. Kami mengharapkan rakit lotere meluncurkan ponsel di Amerika Serikat dan Eropa, sementara pelayanan yang ada VODone di Cina (yang sudah memiliki lebih dari 10 juta pengguna terdaftar) kemungkinan akan mengalami pertumbuhan yang signifikan lebih lanjut.
8. ancaman Mobile-spesifik menyebabkan permintaan untuk keamanan mobile yang spesifik
Dengan meningkatnya jumlah jaringan WiFi terbuka, dan vendor antivirus Kaspersky melaporkan virus pertama yang dirancang untuk mengganggu sistem operasi Google Android, risiko untuk pengguna smartphone akan meningkat pada tahun 2011. Antivirus dan firewall telah menjadi “must-have” bagi pengguna PC untuk beberapa waktu, dan dengan handset mobile yang menampilkan berbagai pilihan konektivitas yang lebih luas – dan yang aman kurang – iming-iming untuk warga dan penjahat bahkan lebih besar. Dalam terang ini, vendor software anti-virus seperti Kaspersky dan McAfee cenderung melakukan upaya untuk menjual ke dalam ruang mobile pada tahun 2011.
9. Buyout mengambil pembelian sosial ke tingkat yang baru
Google sangat dikabarkan akan tertarik membeli Groupon, sebuah perusahaan yang mengirimkan menawarkan pengguna produk dan jasa. Namun, bukannya menyediakan kupon, ia mengelola transaksi, mengambil bagian dari hasil. Kami mengharapkan akuisisi Google untuk memiliki dampak yang sama pada model ini seperti yang kita lihat di iklan mobile, ketika dibeli AdMob.
10. Lebih vendor mengembangkan GreenHeart
Sony Ericsson GreenHeart mantra mengarah pada Sony Ericsson Elm, handset yang terbuat dari plastik daur ulang dan bebas dari bahan kimia berbahaya, dan dilengkapi dengan charger konsumsi daya yang rendah, mengurangi kemasan, beberapa aplikasi eco-aware dan e-petunjuk di telepon bukan panduan dicetak. Dengan langkah ini, kami berharap vendor lain untuk turun rute yang sama, dalam rangka untuk menarik konsumen yang semakin sadar lingkungan.

(Sumber: Penelitian Juniper)

suber: http://mastel2020.blogspot.com/2010/12/surging-data-traffic-will-strain-3g.html

 

Awan Tag